BANNER IKLAN ANDA
Advertise
Advertise
Advertise
Advertise
Bicara Apa Adanya Berdasar Fakta
Selamat Datang Di Berita Masyarakat Online. Terimakasih Atas Kunjungan Anda

Selasa, 23 November 2010

CPNS Kementrian Agama Malang


MALANG – Sebanyak 248 peserta tes CPNS Kantor Kementerian Agama Kota Malang, dijadwalkan mengikuti tes tulis pada 24 November nanti. Seluruh peserta itu, akan memperebutkan tiga kuota CPNS. Dua dipekerjakan di bidang Penyusunan Bahan Program Evaluasi dan Laporan, dan satu tenaga baru diperuntukkan di bidang Penataan Laporan Keuangan
Jumlah itu berasal dari sekitar 346 pelamar yang telah diterima oleh Kemenag Kota Malang pada 3 November lalu. Rencananya tes akan dilaksanakan di MAN 3 Malang mulai pukul 07.30 hingga pukul 11.30. Dalam perekrutan CPNS kali ini Kemenag meminta agar peserta tidak percaya pada calo.
Kepala Kemenag Kota Malang Chomsin M.Si menyebut, hampir seluruh pelamar yang gagal kebanyakan memiliki ijasah kependidikan.
Sementara dari tiga kursi di dua formasi yang disediakan, seluruhnya hanya menghendaki sarjana ekonomi, akuntansi, administrasi niaga, administrasi negara dan sarjana teknik saja.
‘’Dari sekitar 346 yang masuk, tersaring 248 peserta saja. Yang lainnya gugur karena ijasahnya ternyata lulusan kependidikan, tidak sesuai dengan permintaan,’’ kata Chomsin.
Rinciannya ada 189 peserta tes untuk formasi Penyusunan Bahan Program dan Evaluasi dan 59 peserta untuk formasi Penata Laporan Keuangan.
Untuk keperluan tes itu sendiri, peserta diminta untuk membawa alat tulis masing-masing disertai papan sebagai alas menulis mengingat Lembar Jawaban Komputer (LJK) akan tidak terbaca jika rusak, kotor atau robek.
‘’Disana kalau LJK nya rusak memang bisa minta ganti, tapi kalau sudah hampir selesai kertasnya robek karena tidak pakai alas kan membuang waktu juga untuk menyalin jawaban,’’ lanjutnya.
Pengumuman peserta tes tulis ini dengan mengirim amplop balasan langsung pada alamat peserta sesuai dengan alamat yang diserahkan dalam pendaftaran sebelumnya.
Bagi peserta yang lolos dalam amplop akan disertakan nomor tes sementara yang tidak lolos juga akan mendapatkan alasan mengapa tidak lolos seleksi administratif dalam amplop masing-masing.
Tentang pengumuman hasil tes, Chomsin mengaku belum mendapatkan jadwal pastinya. Menurutnya pengumuman hasil tes akan dilakukan melalui situs resmi Kemenag serta melalui surat yang dikirim ke alamat peserta yang lolos.
Chomsin juga meyakinkan seleksi CPNS kali ini bebas dari calo. Bahkan dalam tes tulis nantinya akan diawasi langsung oleh Inspektorat Jenderal (Irjen) Kemenag dan juga Pengawas dari Provinsi.
‘’Setelah tes, hasilnya langsung akan dibawa Provinsi, Kemenag Malang hanya sebagai pelaksana saja. Insyaallah tidak ada calo, jadi jangan percaya kalau ada yang menawarkan jasa calo. Sudah bayar tapi tidak bisa lolos, kan percuma,’’ tandas Chomsin.
Tes tulis merupakan tes terakhir untuk merekrut tiga CPNS baru yang rencananya mulai dipekerjakan di lingkungan Kantor Kemenag Kota Malang sejak tahun 2011 nanti.
Sebelumnya Kemenag telah mengumumkan perekrutan CPNS kemenag melalui situs kemenag di www.kemenag.go.id sejak 5 Oktober sedangkan masa pendaftaran ditutup pada 3 November lalu. (pit/avi)

Senin, 22 November 2010


VIVAnews - Pernah dengar misteri batu meluncur atau batu berjalan? Ya, batu berjalan menjadi salah satu misteri yang paling menarik dari Death Valley National Park, tepatnya di danau kering Racetrack Playa, California-AS. Batu berjalan itu dapat ditemukan dengan mudah di permukaan Playa dengan jejak panjang di belakangnya.
Bagaimana mereka dapat bergerak atau berpindah masih menjadi misteri besar di benak para peneliti. Pasalnya, batu yang berjalan tidak hanya batu kecil yang mudah tertiup oleh angin. Ada beberapa batu besar dengan berat ratusan kilogram yang juga turut "jalan-jalan".
Pertanyaan besar yang tentu saja akan muncul kemudian: bagaimana cara mereke bergerak? Ini menjadi tantangan besar bagi para peneliti. Mengapa fenomena ini menjadi misteri? Karena, tidak ada satu orang pun yang pernah melihat ia berjalan.
Sampai hari ini, faktanya adalah tidak ada seorang atau satu organisasi pun yang mengetahui bagaimana batu-batu itu bisa berpindah tempat, meski beberapa orang sudah mempunyai penjelasannya masing-masing menurut nalar. Menarik untuk disimak.
Tapi, sebelumnya, sekadar diketahui apa dan di mana Racetrack Playa. Racetrack Playa adalah danau kering yang datar dengan panjang empat kilometer dan lebar sekitar dua kilometer. Terletak di California-AS, permukaannya terdiri dari batuan sedimen yang terbuat dari lumpur dan tanah liat.
Iklim di daerah ini juga kering. Hujan hanya terjadi beberapa inci per tahun. Namun, saat hujan, pegunungan terjal yang mengelilingi Racetrack Playa akan menyuplai air ke permukaan danau dan menyulapnya menjadi danau dangkal yang sangat luas. Sayangnya, ini hanya bertahan beberapa hari saja. Setelah itu, dalam keadaan basah, permukaannya berubah menjadi lumpur yang lembut dan licin.
Ada beberapa asumsi atau penjelasan tentang mengapa batu-batu di Racetrack Playa dapat berjalan. Semua penjelasan tersebut masuk akal. Bisa jadi Anda setuju dengan salah satunya. Namun, sampai saat ini belum ada yang dapat membuktikannya bersama-sama secara ilmiah.
Apakah mereka digerakkan oleh manusia atau hewan?Jejak yang terbentuk di belakang batu menunjukkan bahwa batu-batu berjalan itu berpindah saat permukaan Racetrack Playa masih ditutupi dengan lumpur yang sangat lembut. Dan, di sekitar jejak batu, tidak ada lumpur yang rusak akibat jejak makhluk hidup lainnya. Artinya, sangat kecil kemungkinan batu tersebut dipindahkan oleh manusia dan hewan.
Apakah mereka digerakkan oleh angin?Ini penjelasan paling favorit dan dipilih banyak orang karena dinilai paling mungkin. Bukan asal tebak atau sekedar menerka-nerka. Tapi, jika dipelajari dari jejak batu yang berjalan, arahnya sejajar dengan arah angin yang berhembus di Racetrack Playa, yakni dari barat daya ke arah timur laut.
Hembusan angin kencang diperkirakan mampu menyenggol batu sampai berpindah tempat. Kurva pada jejak batu tersebut dibentuk oleh pergeseran arah angin yang membawanya, karena interaksi angin dan batu tidak teratur.
Apakah mereka digerakkan oleh es?Beberapa orang mengaku sempat menyaksikan Racetrack Playa tertutup oleh lapisan es tipis. Idenya, air membeku di sekitar batu. Lalu, angin berhembus di atas permukaan es dan menyeret lapisan es berikut batu yang tertancap di permukaan es.
Beberapa penelitian telah menemukan jejak sangat kongruen pada beberapa batu. Namun, seharusnya pengangkutan lapisan es besar diharapkan meninggalkan tanda para permukaan Playa. Sampai saat ini, tanda tersebut belum bisa dibuktikan.
Mungkin Anda setuju dengan salah satu dari beberapa penjelasan di atas. Atau, tidak ada salahnya jika Anda mempunyai penjelasan lain yang berbeda. Tetapi, mungkin cerita ini akan tetap menarik jika jawabannya tidak pernah diketahui dan menjadi misteri.

Jumat, 19 November 2010

WARTAWAN DIDUGA PEMERAS DI PT .KRAKATAU STEEL

Seperti yang dilaporkan sebelumnya, sedikitnya empat wartawan diduga meminta jatah saham dalam penerbitan saham perdana (IPO) PT Krakatau Steel. Tidak tanggung-tanggung mereka meminta 1.500 lot atau 750.000 lembar saham berkode KRAS senilai Rp 635 juta. Para wartawan tersebut mengiming-imingi PT KS dengan penghentian pemberitaan miring media soal saham perdananya.
Harga saham perdana produsen baja itu menjadi polemik karena sebagian analis dan pengamat ekonomi berpendapat harga saham Rp 850 per lembar terlalu murah. Pada perdagangan perdana 10 November lalu, harga saham Krakatau melonjak 49,6 persen menjadi Rp 1.270 per lembar.
Sebelumnya, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta mendesak agar dugaan keterlibatan sejumlah wartawan dalam kongkalikong penawaran saham perdana Krakatau Steel, diusut tuntas [baca: AJI: Usut Tuntas Wartawan Peminta Saham KS].(CHR/SHA)

AGENDA KANG GAYUS WAKTU DI BALI


Rabu, 3 November

Usai sidang, Gayus kembali ke Rutan Brimob Kelapa Dua Depok

Sorenya, dia jemput sopir dan pulang ke rumahnya di Kelapa Gading Park View, Jakarta Utara

Kamis, 4 November

Gayus memulai petualangannya ke Bali. Dia memakai nama palsu Sonny Laksono. Bersama istri dan anaknya, SL naik pesawat Lion Air dan menginap di Hotel Westin, kamar 5122.

Malam harinya, Gayus disebut-sebut makan malam dengan seorang pengusaha kaya yang juga politisi di restoran ikan, 200 meter dari kamar Gayus, persis di tepi pantai. Lokasi restoran ini tak terjangkau kamera CCTV.

Jumat, 5 November

Menonton tenis

Sabtu, 6 November, pukul 14.11-15.30 WIB

Gayus kembali menonton tenis, semifinal antara Ana Ivanovic dan Kimiko Date Krumm

Karutan Brimob Kompol Iwan Siswanto berulang kali menelpon Gayus, namun tak tersambung. Sopirnya bilang, Gayus pergi ke acara undangan di Tanjungpriok, Jakarta Utara

Kapolri Jenderal Timur Pradopo mengetahui Gayus tak berada di rutan. Dia memerintahkan Kabareskrim Komjen Ito Sumardi menangkap Gayus.

Minggu, 7 November

Gayus pulang ke rumahnya di Kelapa Gading Park View, Jakut

Tim Densus 88 menjemput Gayus dan kembali membawanya ke Rutan Brimob.(ULF)